Anak-anak ku
Juli 14th, 2010 by dikiwSeorang ayah yang mempunyai kasih sayang yang sangat melebihi segalanya kepada anak-anak tercintanya. Memulai dengan memohon diawal penciptaanNya, Ya Allah Azza Wa Jalla, Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung Yang Kekuasaanya dan Kehendaknya melebihi segala yang ada, aku tidak sanggup membandingkan KeagunganMu dengan yang lain, Yang telah menjadikan aku seorang manusia, bersyukur aku jadikan seorang manusia, sujudku dan syukurku yang tidak akan pernah bisa membalas pemberianMu kepada ku. Ya Allah sekiranya hamba dipercaya untuk diberi keturunan, berilah hamba keturunan anak yang sholeh, yang kelak akan bersyujud dan bersyukur kepadaMu, berilah hamba Ya Allah.
Kun Fayakun Allah mudah menjadikan apa yang Dia kehendaki, dari sinilah mulai kehadiran anakku, istriku mual dibarengi muntah-muntah, merasa khawatir akan keadaan istriku, membawanya ke dokter. Cintaku semangkin besar tak terbendung, ketika dokter memastikan istriku hamil. Ya Allah Engkau kabulkan do’a ku….., terimalah sujudku Ya Allah atas nikmat Mu mengabulkan doa karena Kemurahan atas pemberianMu ini, lindungilah dan besarkanlah anakku dalam rahim istriku, karena aku tak punya daya untuk itu hanya tanganMulah yang sangat mungkin dan sanggup, aku mohon Ya Allah. Peranku hanya menyediakan nutrisi dan vitamin melalui istriku.
Besar dan bertambah besarlah kandungan istriku, kucium perut istriku, Ya Allah sempurnakan kejadian anakku Ya Allah, seperti Engkau menyempurnakan kami, aku dan istriku, sempurnakan rambut, sempurnakan kepala, sempurnakan badan, sempurnakan tangan hingga jari, sempurnakan kaki hingga jari.
Bersyukur atas nikmat pemberian ini, berdo’a dan terus berdo’a, memohon tiupkan Ruh Mu Ya Allah, Ruh yang kelak akan bersama anakku, Ruh yang sholeh, Ruh yang akan membuat anakku bisa berjalan dimuka bumi ini mencari ridhoMu.
Menjelang empat bulan ada penantian yang penting menunggu RuhNya ditiupkan kedalam rahim istriku, ku nanti, aku sering tempelkan telingaku ke perut istriku, aku lihat mungkin ada yang bergerak, aku raba, ku nanti dan aku tunggu, Ya Allah tiupkan Ruh MU tiupkan Ya Allah aku tak sabar ingin memastikan pemberianMu ini hidup Ya Allah….hidup dan sempurna….aku memohon Ya Allah….
Berita gembira itu tak lama aku dikabari istriku ketika aku dikantor, Pah…kandunganku mulai ada yang bergerak, gembira mendengar berita ini tak kuasa berlinang air mata ku, betapa Allah selalu mendengar doa ku dan mengabulkanNya, aku ingin pulang, untuk memastikanNya.
Ku cium perut istriku dan ku peluk istriku, mulai hari itu aku merasa telah bertambah penghuni rumahku.
Aku sering menasehati anakku meski masih didalam kandungan, seperti seakan dan berharap anakku mendengar ayahnya menasehatinya, jadilah anak yang sholeh, rajin sholat, beribadah kepada Allah……
Sering aku dan istriku bercanda dengan ananku ketika kuraba perut istriku, dia merespon menggerakan kaki atau tangannya.
Kami juga mulai mencarikan nama untuknya, nama yang mengandung makna, dan perasaan kami pada waktu itu sepertinya anak laki-laki sehingga namapun nama laki-laki, kuberi nama Reidza yang bermakna seorang Raja, Faza bermakna yang beruntung, seorang Raja yang beruntung…..dan Afreda bermakna anak pertama, keseluruhan nama itu bermakna Anak pertama kami seorang Raja yang kelak menjadi pemimpin yang memberi keuntungan dan kebahagian bukan hanya untuk dirinya juga untuk orang lain…..amin
Besar dan bertambah besar kandungan istriku, dan aku melihat istriku sangat kasihan sudah mulai susah berjalan padahal kami perlu untuk jalan pagi maupun sore untuk mempersiapkan kemudahan persalinan. Tetapi istriku sangat kuat dia riang melakukannya.
Menginjak bulan ke sembilan, rasa tegang, was-was, gembira, bagaimana kalau terjadi pada istriku yang tidak-tidak, berkecamuk jadi satu, mesti dokter memastikan persalinan akan normal karena posisinya bagus, tetapi hati ini tetap ada yang mengganggu. Ya Allah normalkan persalinan istrikku, sehatkan istriku, kuatkan istriku, ini persalinan pertama, dokter memastikan prediksinya anakku sehat bobotnya lumayan. Ya Allah normalkan Ya Allah……
Ketenangan ku menjelang persalinan istriku terganggu, kalau kerja aku sering telpon bagaimana udah ada yang terasa, atau tanda-tanda pertanyaanku. karena kalau itu terjadi aku harus segera bergegas pulang. Atau kalau malampun akau sering terjaga.. malam ini mungkin…malam ini…, Ya Allah tenangkanlah hatiku, lancarkanlah persalinan istriku…….
Hari itu sore hari, ketuban istriku pecah, aku ada di rumah, ku larikan istriku ke bidan dengan perasaan panik……dan gelisah….., ku tunggui istriku melahirkan……
Kegelisahan ku pecah berubah menjadi kegembiraan ku yang teramat sangat ketika kudengar tangisan bayiku dan Bidan berteriak “Anak laki-laki sempurna !!!!”, Ya Allah Yang Maha Agung terimalah sujudku ini atas Engkau lahirkan anakku seorang bayi laki-laki seperti yang hamba harapkan, bersalin dengan normal, terimalah syukurku ini Ya Allah…….
Ku bergegas ke ruang persalinan, ku ciumi istriku, kamu hebat istriku……aku sangat sayang kepadamu…..
Ku azani anakku tak tahan berlinang air mata ini melihat anakku yang sehat dan sempurna karena pemberianNYA.
Ku doakan setiap ku sujud kepadaNYA, ku doakan setiap ku gendong, Ya Allah jadikanlah anakku orang yang sholeh dan sukses hidupnya, sholehlah anakku….berhasilah anakku…..
Dua tahun berikutnya, Allah Azza Wa Jalla memberiku anak kedua, sesuai permohonanku kepadaNYA, Ya Allah berilah kami keturunan anak kedua, anak yang sholeh……Ya Aallah……, perempuan atau laki-laki bagiku sama.
Anak kedua ku laki-laki, ku doakan menyertai namanya Rivan yang bermakna Raden, dalam bahasa daerah bermakna Ruh Kebaikan (Roh Hade), Azel bermakna bijaksana dan Zachary bermakna seorang Pemimpin generasi penerus, Pemimpin muda yang seorang Pangeran, secara keseluruhan anak kedua ku adalah Seorang Pangeran yang ber-Ruh-kan Kebaikan dan yang Bijaksana…..amin.
Anak-anak ku kini telah mengijak remaja yang pertama memasuki sekolah SMA, dan kedua SMP.
Anak-anakku yang Papah cintai, cinta papah tak terbatas dan takkan pudar hingga Papah ajal, Papah selalu berdoa untuk kalian…….Ya Allah jadikanlah anak-anak ku Reidza dan Rivan, orang-orang yang sholeh yang selalu menyebut namaMU, Sujud kepada MU dan bersyukur kepada MU, jadikan mereka orang orang yang berhasil dan sukses berkehidupan, kaya akan harta dan kaya akan amal sholeh…….amin.
Papah akan selalu mencurahkan segala upaya untuk kalian, sekolah-lah yang tekun dalam menuntut ilmu baik ilmu agama amaupun ilmu iptek, bercita-citalah setinggi cita-citamu, untuk bekal hidup kalian.
Papah yang selalu sayang kepadamu.
Diki Widarta
Posted in Surgaku | No Comments »


